Selasa, 11 Januari 2011
Pasanganmu Meninggal,Tak Lama Yang Di Tinggal Kan Menyusul Juga
Ilmuwan Australia menemukan bahwa kematian orang yang dicintai atau pasangan dapat mempercepat kematian bagi yang ditinggalkan. kematian bisa terjadi tiga tahun setelah peristiwa menyedihkan tersebut.
Kesimpulan diambil setelah melalui sebuah penelitian yang melibatkan ribuan pasangan menikah. Studi menemukan bahwa 26 persen pria dan40 persen wanita meninggal beberapa tahun setelah kematian pasangannya.
Para ahli berpendapat 'efek menjanda dan menduda' tidak hanya memengaruhi orang berusia lanjut tetapi juga pada orang berusia setengah baya.
Di bawah pengaruh efek 'sendiri' yangterus berlanjut, pasangan yang masih hidup dalam waktu singkat berpotensiterkena penyakit serius seperti kanker, atau gangguan kardiovaskuler, yang pada gilirannya menyebabkan kematian. Kasus bunuh diri juga umum terjadi pada situasi ini.
Para penulis penelitian mengidentifikasi rata-rata memberi dampak terjadi setelah tiga tahun. Dalam beberapa kasus bisa berlanjut hingga 10 tahun.
Menurut angka yang disajikan dalam Jurnal Kesehatan, seperti dilansir Genius Beauty, 12 orang dari kelompok kontrol meninggal pada hariyang sama dengan pasangan, 40 orang setelah sepuluh hari, dan 35 orang selepas enam bulan pascakematian pasangan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar